LINTAS NASIONAL – BIREUEN, Ketua DPW Partai Aceh (PA) Bireuen Tgk. Darwis Djeunib mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung berbagai program pembangunan dibawah kepemimpinan H Mukhlis ST-Ir H Razuardi MT.
Pernyataan itu diungkap Tgk Darwis Djeunib saat ditemui awak media ini disela kunjungan silaturahmi Bupati Bireuen, Kamis 3 April 2025 malam. Menurut Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) tersebut, H Mukhlis yang merupakan salah satu putera terbaik Bireuen, diyakini memiliki komitmen untuk menata dan membangun masa depan yang lebih baik.
“Mari kita dukung penuh kepemimpinan H. Mukhlis, kami optimis Bupati Bireuen ini memiliki kemampuan dan tekad kuat untuk membangun daerah, mewujudkan cita-cita dan harapan masyarakat,” ungkap mantan Panglima Angkatan Gerakan Aceh Merdeka (AGAM) Wilayah II Batee Iliek itu.
Selain masyarakat luas, seluruh kader serta simpatisan Partai Aceh, juga anggota KPA diminta ikut mendukung kebijakan Bupati Bireuen, dalam menata pembangunan yang adil dan bermartabat. Khususnya, Fraksi-PA diinstruksikan memberi dukungan penuh, kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen.
Pada kesempatan itu, Tgk Darwis meminta H Mukhlis dapat lebih fokus untuk mendata kembali aset-aset daerah, sehingga kekayaan daerah ini bisa dikelola dengan baik, untuk kesejahteraan rakyat disamping bisa menggenjot potensi asli daerah (PAD). Disebutkannya, di Kecamatan Jeunib banyak aset tanah dan bangunan, saat ini dikelola oleh pihak tertentu.
“Kita harapkan bupati segera menertibkan aset-aset yang ada, terutama di Jeunieb ini. Termasuk, terminal yang sudah lama tidak difungsikan, agar dikelola kembali sebagai sumber PAD,” ujarnya.
H Mukhlis mengaku cukup terharu mendapat dukungan itu, dia berjanji akan menjalankan roda pemerintahan dengan sebaik-baiknya, ikhlas dan jujur dalam mengemban amanah rakyat.
“Alhamdulillah, kami akan benar-benar siap bekerja optimal, mengabdi untuk kemajuan Kabupaten Bireuen dan membangkitkan perekonomian rakyat. Saya memiliki ikhtiar kuat, meningkatkan pelayanan masyarakat serta menghapus setiap tindak kecurangan oleh oknum aparatur pemerintah daerah,” tegasnya. (Red)